Postingan

Menampilkan postingan dengan label ibu kota

(Jokowi Sikat Mafia Amdal!) Meluruskan Hoax Omnibus Law Merusak Lingkungan

Gambar
Masyarakat Indonesia, khususnya yang awam harus mengetahui bahwa Omnibus Law tidak merusak lingkungan. Hal ini perlu, karena ini sering menjadi bahan gorengan oleh para SJW (Social Justice Warrior) laknat untuk mengadu domba pemerintah dan masyarakat. Dan tentunya para mafia AMDAL, juga LSM yang lapaknya terancam. Karena itu, di sini penulis mencoba menjelaskan dengan bahasa awam, tentang Omnibus Law yang berhubungan dengan lingkungan. Benarkah AMDAL dihilangkan? Isu yang paling utama soal lingkungan adalah dihilangkannya AMDAL. Apa itu AMDAL? Singkatnya AMDAL adalah proses analisis dampak kegiatan suatu perusahaan terhadap lingkungan. Jadi sebelum investor berinvestasi, ada proses analisis dulu tentang dampak perusahaan investor tersebut terhadap lingkungan. Jika layak, maka akan terbit dokumen AMDAL sebagai salah satu syarat mendirikan usaha bagi investor. Yang menjadi masalah, dalam prosesnya AMDAL ini melibatkan juga pemerhati lingkungan yang kebanyakan adalah LSM-LSM yang te...

Basuki Dibenci Partai, Disayang Warga Jakarta

Gambar
TOP news - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama terkenal dengan sosok pribadi yang sering kali berkata-kata kasar dan suka marah-marah. Karakternya ini membuat Basuki dibenci partai politik, tetapi ternyata tetap disayang oleh warga Jakarta. Demikian hasil survei yang dilakukan Pusat Data Bersatu. Survei dilakukan dengan metode wawancara dilakukan melalui telepon dari tanggal 26 Mei hingga 1 Juni 2015 di seluruh wilayah DKI Jakarta. Responden dipilih secara acak sistematis berdasarkan buku telepon residensial yang diterbitkan PT Telkom. Jumlah sampel sebanyak 422 orang mewakili masyarakat pengguna telepon di DKI Jakarta.  Margin of error  lebih kurang 4,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Peneliti Senior PDB, Agus Herta mengatakan pemilih Basuki berdasarkan aviliasi partai politik, survei mencatat warga Jakarta yang berafiliasi ke PDI Perjuangan lebih banyak memilih Basuki, sebanyak 24,5 persen. Disusul oleh Partai Gerindra sebanyak 4 persen serta...

Yang Nonton Ahok di Mata Najwa On Stage Lebih Ribuan Daripada Yang Demo Tangkap Ahok kemarin

Gambar
TOP news - Masuknya Ahok ke atas panggung Mata Najwa On Stage disambut dengan meriah. Ahok masuk dengan membawa iring-iringan sejumlah laki-laki yang menggunakan pakaian adat Betawi. Mata Najwa On Stage kali ini diadakan di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Sabtu (4/6/2016). Penonton juga menyambut meriah acara Mata Najwa on Stage kali ini yang bertemakan 'Semua Tentang  Ahok'. Ribuan penonton yang hadir bertepuk tangan dengan antusias saat Najwa Sihab dan Ahok menaiki panggung. Ribuan penonton bahkan rela mengantri sejak siang hari padahal acaranya baru akan mulai pukul 18.00 WIB. Keadaan ini sungguh berbalik 180 derajat dibandingkan aksi demo gulingkan Ahok tanggal 1 dan 2 Juni yang gembar - gembornya di sosial media bakal besar - besaran. Padahal aksi demo tersebut, terlaksana juga berkat 'minta - minta uang' di sosial media. Sayang sekali aksi demo yang didanai itu justru sepi peminat dan 'gak asik'. Bagaimana mungkin cuma segelintir orang bisa menyuarakan d...

Badan Dunia Akui Prestasi Ahok dan Berikan Hadiah Ini Untuk DKI Jakarta

Gambar
TOP news - Pada saat ini, 50 persen dari populasi manusia didunia tinggal didaerah perkotaan dan diperkirakan pada tahun 2050 angka ini akan meningkat hingga 70 persen, dimana pada saat itu terjadi seluruh kota didunia akan menghadapi kesulitan mempersiapkan diri dalam menghadapi pertumbuhan populasi yang pesat, bencana alam dan bencana akibat ulah manusia itu sendiri. Untuk mengantisipasi masalah perkotaan tersebut, The Rokefeller Foundation mempelopori dengan membuat sebuah program yang disebut 100 Resilient Cities (100 RC), yang ber-cita2 membantu kota diseluruh dunia dalam meningkatkan ketahanan dalam menghadapi tantangan social, ekonomi dan fisik. Sebagai bagian dari program 100 RC, Jakarta berhak mendapatkan akses keberbagai perangkat, pendanaan, sumbangan keakhlian teknis dan berbagai sumber daya lainnya guna membangun ketahanan kota dalam menghadapi tantangan era abad ke-21. Tanggal 25 Mei 2016, dipeluncuran bersama di ibukota Kenya dan Washington DC, The Rockefller Foundat...

Ahok: Jika Anda Enggak Suka, Berhenti Saja Jadi Ketua RT, Pusing Amat!

Gambar
JAKARTA, KOMPAS.com —  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberi insentif Rp 10.000 tiap aduan Qlue yang disampaikan sebagai pengganti pulsa para ketua RT/RW. Selain insentif tersebut, para ketua RT/RW juga masih mendapat uang pulsa Rp 75.000 per bulan. Namun, ketua RT/RW wajib melaporkan aduan tentang lingkungan setempat melalui aplikasi Qlue. "Kalau Anda enggak suka, ya berhenti saja jadi ketua RT/RW. Pusing amat!" kata Basuki atau Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/5/2016). Ahok mengatakan, peran RT/RW sangat penting untuk membantu kinerja lurah. Lurah dan camat tidak bisa bekerja optimal jika tidak didukung oleh pengurus RT/RW. Maka dari itu, pengurus RT/RW harus memiliki empati kepada warga setempat. "Makanya, saya sudah keluarkan pergub. Ketua RT dan RW yang enggak mau urusi warganya kalau cuma  malakin  doang atau mau jual lapak doang,  berhentiin  saja. Sederha...

Inilah Salah Satu Penyebab Haji Lulung cs Ingin Singkirkan Ahok dari Kursi DKI 1

Gambar
TOP news - Kontrak pengelolaan perparkiraan antara Pemprov DKI Jakarta dengan PT Putraja Perkasa di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, berakhir pada 31 Maret 2016. Itulah kesempatan bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk menghentikan kerjasama antara Pemprov DKI dengan perusahaan swasta milik Haji Lulung tersebut. Meskipun sudah mengetahui adanya ketidakberesan dalam pengelolaan perpakiran di TIM itu Ahok tidak bisa berbuat banyak karena kontrak masih berjalan, tetapi begitu kontrak tersebut berakhir, Ahok pun memutuskan kontrak yang sudah berlangsung sejak 2005 itu tidak diperpanjang lagi. Ketidakberesan yang dimaksud adalah terlalu kecilnya setoran pendapatan parkir yang disetor Putraja ke Kas Pemprov DKI Jakarta, padahal jumlah kendaraan bermotor yang parkir di sana setiap hari tergolong sangat banyak. Lebih-lebih lagi menurut hasil investigasi Dinas Perhubungan DKI dan dari laporan masyarakat, diketahui di sana sudah sejak la...

Ahok Ajak Reza Rahadian dan BCL Tur ke Ruang Kerjanya

Gambar
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Senin (9/5/2016) mengajak dua bintang film baru  My Stupid Boss , Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari (BCL), tur ke ruang kerjanya di Balai Kota Jakarta. "Silakan silakan," ujar Ahok menyambut kedatangan Reza dan BCL dan menyilakan mereka masuk. "Nah, dia jadi bosnya, harus duduk di kursi gubernur," kata Ahok sembari menyalami Reza. Reza, yang berperan sebagai Bossman dalam film  My Stupid Boss , itu pun duduk di kursi kerja yang biasa diduduki oleh Ahok selaku gubernur. Reza, yang wajahnya terlihat tegang, pun mengungkapkan apa yang dirasakannya. "Yang  ngelihatin  lebih  intimidating  nih, ha ha ha," ucap Reza bercanda, yang disambut tawa oleh Ahok. Reza beradegan sedang menulis, sementara BCL berdiri di sampingnya, di belakang meja kerja Ahok. "Jadi pura-pura melayani ya," ucap Ahok, yang berdiri berjarak di belakang mereka. Ahok juga mengajak Reza dan BCL melihat...

Cerita Pasangan Ayu dan Indra yang Undang Ahok Datang ke Pernikahan

Gambar
Fajar Yugaswara   Ayu Ambarwati (23) dan Indra Rosadi yang pernikahannya didatangi Ahok (Foto: Fajar Yugaswara/detikcom) Jakarta  - Kaget. Perasaan ini yang dialami Ayu Ambarwati (23) dan Indra Rosadi (26), warga Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Pasangan ini tak pernah menyangka undangan pernikahan yang dikirim ke Balai Kota sampai juga ke tangan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Ahok sapaan Basuki ternyata datang ke pernikahan Ayu dan Indra pada 23 April 2016 lalu. Kedatangan Ahok dianggap sebagai peristiwa luar biasa di awal perjalanan biduk rumah tangga Ayu dan Indra. Cerita Ayu dan Indra yang berhasil 'mendatangkan' Ahok dimulai saat Ayu mendengar cerita atasannya soal kebiasaan Ahok yang menyempatkan diri datang ke pernikahan warga. "Yang mau nikah nih undang-undang Ahok. (Ahok) Orangnya mau (datang) kondangan loh. Terus aku bilang 'ih apaan sih becanda aja', gitu doang awalnya," kata Ayu bercerita kepada detikcom, Minggu (8/5/...

Buntut Tuduhan “Nyolong” KTP, “Teman Ahok” Lapor Polisi

Gambar
TOP news   – “Teman Ahok” mengklarifikasi soal tudingan mencuri kartu tanda penduduk (KTP) salah seorang warga untuk syarat dukungan Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Menurut Teman Ahok, fitnah soal dianggap mencuri KTP itu keji. “Kami nyatakan #TemanAhokNyolongKTP itu fitnah keji,” kata Juru Bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas dalam siaran pers yang diterima Kompas.com di Jakarta, Sabtu (30/4/2016). Tudingan pencurian KTP sendiri dari akun Twitter milik @antohendardji. Anto me-mention akun @TemanAhok dengan meyebut relawan itu mencuri KTP dirinya untuk dukungan pada Ahok. Anto mengaku menerima pesan singkat konfirmasi pengumpulan KTP. Padahal dirinya tidak pernah merasa mengumpulkan KTP untuk Ahok. “Cuitan @antohendardji ini dengan cepat di-retweet oleh beberapa pihak yang memang seringkali berseberangan pandangan dengan Teman Ahok dan segera dimanfaatkan sebagai bahan fitnah melalui hestek #TemanAhokNyolongKTP,” tulis Amalia. Teman Ahok tak memungkir...