Postingan

Menampilkan postingan dengan label PILKADA DKI

Ahok Dorong Lurah dan Camat Calonkan Diri Jadi Anggota DPRD DKI

Gambar
Gubernur DKI Jakarta  Basuki Tjahaja Purnama  alias Ahok menilai, para lurah dan camat berpotensi terpilih menjadi anggota DPRD DKI jika maju sebagai calon anggota legislatif. Menurut Ahok, para lurah dan camat sangat berpeluang terpilih menjadi anggota DPRD DKI jika selama tugasnya bisa melayani masyarakat di wilayahnya dengan baik. "Lurah dan camat adalah orang yang berpotensi jadi anggota DPRD asal dia bisa mengurus warganya dengan benar," ujar Ahok saat memberikan pengarahan dalam rapat evaluasi lurah dan camat di Balai Kota, Senin (9/5/2016).  Ahok kemudian mencontohkan salah seorang PNS di Belitung Timur yang terpilih menjadi anggota DPRD setempat karena bisa melayani masyarakatnya dengan baik. Karena bisa melayani masyarakatnya dengan baik, Ahok menyebut PNS tersebut bisa dipilih oleh warga yang kultur masyarakatnya tidak sama dengan ideologi partai PNS yang maju sebagai caleg tersebut. "Jadi, di Belitung Timur ada kampung transmigran dari Bali. Biasanya, orang...

Lulung Juga Terancam Dipecat dari wakil ketua DPRD Jika Belum Juga Dukung Ahok

Gambar
TOP news -   Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembangunan hasil Muktamar Surabaya resmi memecat Ketua Pengurus PPP Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung. Sekretaris Jenderal PPP kubu Muhammad Romahurmuziy, Isa Muchsin, mengatakan pemecatan Lulung lantaran banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Jakarta itu.  Lulung, yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda Tanah Abang, bakal digantikan oleh Joko Krismiyanto, yang sebelumnya menjadi wakil Lulung di PPP Jakarta. "Lulung merupakan pemrakarsa Muktamar Surabaya versi Djan Faridz," kata Isa saat dihubungi Tempo, Jumat malam, 7 November 2014. Lulung Dan Ahok Lulung selama ini berpihak ke kubu Suryadharma Ali. Saat menjadi Ketua Wilayah PPP Jakarta, Lulung didukung bekas Menteri Perumahan Djan Faridz. Sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Lulung kerap berseberangan dengan Pelaksana Tugas Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pengganti Lulung, Joko Kismiyanto, mengatakan partainya bakal lebi...

TERBONGKAR!! Kedok Yusril Bikin Opini Sesat Memfitnah Ahok

Gambar
Sumber foto: Aktual.com TOP news -  Bakal calon gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra menilai Gubernur DKI Jakarta   Basuki Tjahaja Purnama   alias   Ahok   tidak konsisten terkait rencana penataan kawasan di Luar Batang, Jakarta Utara. Menurut Yusril, keterangan Ahok berubah-ubah soal rencana itu. Awalnya, kata Yusril, Ahok mengatakan berniat menggusur Luar Batang, tetapi kemudian berubah lagi dengan mengatakan tidak berniat menggusur kawasan tersebut. "Pak Ahok ini sudah mencla-mencle, kemaring  ngomong  begitu sekarang  ngomong  lain lagi," kata Yusril saat ditemui di acara silaturahim yang digelar Ikatan Parantauan Minangkabau (IPM) di Anjungan Minangkabau, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (10/4/2016) sebagaimana dilansir dari Kompas.com Sebenarnya Profesor Yusril hendak menyebar fitnah atau sedang membentuk opini? Jelas dikatakan Ahok diberbagai media, salah satunya di...

Tiga Hal yang Bisa Menumbangkan Ahok Versi Denny JA

Gambar
TOP news – Peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memaparkan tiga hal mengapa mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama ‘Ahok’ di Pilgub DKI Jakarta tak sesulit seperti yang banyak orang kira. Apa saja tiga hal tersebut? Pertama, siapapun yang melawan Ahok akan mendapatkan otomatis sekitar 35 persen suara populasi pemilih. Mereka pemilih yang militan melawan ahok karena alasan agama. “Dari sekitar 85 persen pemilih Muslim, lebih dari 40 persen karena keyakinan agamanya, tak ingin memilih pemimpin non- muslim. Total jumlah mereka sekitar 35 persen dari keseluruhan populasi Jakarta,” kata Denny JA melalui opininya yang dikutip di Inspirasi.co. Menurut Denny, walau di atas 50 persen pemilih muslim tak mempermasalahkan pemimpin non- muslim, namun prosentase di atas 40 persen muslim garis keras yang tak sudi pemimpin non-muslim itu jumlahnya sangat signifikan. “Inilah keuntungan besar kandidat gubernur Muslim melawan Ahok head to head. Ia secara otomatis dan gratis sudah men...

Peluncuran Aplikasi Online “GoAhok” Sebagai Dukungan Pencalonan Gubernur DKI Jakarta Secara Independen

Gambar
Pada hari kamis kemarin, 31 Maret 2016, PSI (Partai Solidaritas Indonesia) yang diketuai oleh Grace Natalie berinisiatif meluncurkan aplikasi berbasis online “GoAhok”. Aplikasi ini dibuat untuk membantu mengumpulkan dukungan bagi Basuki Tjahaja Purnama yang akan maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta melalui jalur independen atau perseorangan. Menurut Grace Natalie, aplikasi ini sebagai dukungan terhadap Teman Ahok yang sedang berusaha untuk mengumpulkan KTP masyarakat Jakarta sebagai syarat yang diperlukan agar Ahok dapat maju secara independen. Aplikasi GoAhok sendiri merupakan aplikasi “ojek” online yang dapat diunduh dengan mudah di  G oogle Play Store , dimana pengendara motor atau ojek tersebut bertugas untuk mengambil KTP serta formulir dukungan terhadap Ahok. Kemudian, pengendara motor akan mengantarkan dokumen tersebut ke stan-stan Teman Ahok. Formulir yang sudah diisi dan ditandatangani oleh pendukung Ahok, nantinya akan disalin ke dalam formulir resmi KPU untuk m...

KTP Ahok-Heru Dekati Syarat Minimum KPU

Gambar
Pengisian formulir dukungan untuk Ahok-Heru di Posko Teman Ahok. Jakarta,  – Dukungan KTP untuk Ahok-Heru maju di Pilkada DKI Jakarta melalui jalur independen terus mengalir. Sejak formulir dukungan untuk Ahok-Heru diedarkan oleh relawan Teman Ahok pada Jumat (11/3/2016), telah diperoleh sebanyak 416.447 KTP hingga Sabtu (2/4). Dan perolehan KTP tersebut mendekati syarat minimum yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 532.000 KTP untuk calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) di Pilkada DKI 2017 melalui jalur indepeden. Ahok, panggilan akrab Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, minta para relawannya tetap mengumpulkan sejuta KTP sesuai target awal. Alasannya apabila ada KTP yang diverifikasi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI dan dianggap tak memenuhi syarat, masih ada stok. Mantan politisi Partai Gerindra itu  menggandeng Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono sebagai wakilnya ...

inisiator konvensi gubernur muslim ; sanusi bukan siapa-siapa kita

Gambar
AMIMAZDA.COM - Inisiator Konvensi Gubernur Muslim Jakarta Fakhrurrozi Ishaq mengaku prihatin akan kasus dugaan korupsi yang menjerat Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi. Kendati demikian, ia mengatakan bahwa proses hukum terhadap Sunusi harus terus berjalan. "Sebagai sesama Muslim, kami prihatin. Namun, dia sebagai orang salah juga harus ditangkap dan jangan dibiarkan. Hukum harus ditegakkan," kata Fakhrurrozi, saat dihubungi wartawan, Minggu (3/4/2016). Ia juga menyampaikan bahwa para inisiator tidak berniat untuk menjenguk Sanusi di tahanan, meskipun Sanusi telah mendaftarkan diri sebagai peserta Konvensi Gubernur Muslim Jakarta. "Enggak (bakal jenguk Sanusi di Rutan Polres Jaksel). Dia bukan siapa-siapa kita," kata Fakhrurrozi. Konvensi ini juga diinisiasi oleh Imam Besar FPI Rizieq Syihab, Sekjen FUI KH M Al-Khaththath, Zein bin Sumaith selaku Ketua Umum PP Rabithah Alawiyah, dan KH Maulana Kamal Yusuf selaku Rois Suriah PWNU ...

lulung ; sanusi orang baik dan low profile

Gambar
AMIMAZDA.COM -  Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham 'Lulung' Lunggana merasa prihatin dengan anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Sanusi yang tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lulung mengatakan belum mengetahui jelas kenapa Sanusi ditangkap. Dia baru mengetahui inisial yang ditangkap KPK, MS, seorang anggota DPRD DKI dari fraksi Gerindra. Inisial tersebut mengarah kepada nama Mohamad Sanusi. Namun Lulung mendukung KPK untuk menangkap koruptor. "Ya kalau saya sih mendukung saja. Selama itu ada penggeledahan untuk menemukan alat bukti. Kita belum tau nih yang dilakukan MS. Satu dia bukan anggota fraksi saya. Nanti deh KPK akan menjelaskan masalahnya apa," ujar Lulung saat dihubungi Jumat (1/4/2016). Lulung mengaku tidak terlalu dekat dengan Sanusi. Tapi yang diketahuinya, Sanusi merupakan sosok yang bersahabat, tidak banyak bicara dan rendah hati. "Orang kan kita enggak tahu ya. Orangnya baik enggak banyak omon...

Ketua DPR RI Ngamuk : Mulut Ngocor Kayak Ahok Yang Tidak Penting Saja Dapat Dukungan

Gambar
Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan tidak akan mundur dari rencananya untuk membangun perpustakaan DPR terbesar di kawasan Asia Tenggara. Alasannya, pembangunan perpustakaan tersebut merupakan aspirasi dari sejumlah cendikiawan Indonesia yang risau melihat negeri ini tak punya perpustakaan yang bisa dibanggakan. "Tak ada istilah mundur dan takut. Apalagi hanya untuk membangun perpustakaan di DPR tapi berfungsi untuk umum," kata Ade, di Bogor, Jumat (2/4/16). Tekad untuk tetap membangun perpustakaan tersebut lanjutnya, sudah bulat. Jadi harus maju terus. "Saya ini kader Soksi, maju terus pantang mundur untuk sebuah keyakinan yang dinilai baik untuk rakyat," tegasnya. Karena itu, Ade mengaku senang-senang saja dibully lantaran rencana pembangunan perpustakaan itu. "Saya makin terkenal. Itukan bagus. Siapa takut. Yang penting jangan sampai terkenal karena melakukan korupsi," tegas dia. Menurut Akom sapaan Ade Komarudin, pernyataan Gub...