Postingan

Fakta :Ahok maju lewat parpol, Tak Ada Pendukung Ahok Yang Kecewa, Masalahnya : Yang Kecewa Malah Pembenci Ahok

Gambar
TOP News -  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memutuskan maju lewat jalur partai politik untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017. Sempat muncul #BalikinKTPGue di Twitter yang berisi kekecewaan netizen atas perubahan pilihan Ahok. Juru bicara Komunitas Pendukung Ahok (Kompak) Tsamara Amany mengatakan, ‎belum melihat ada relawan Ahok yang kecewa terhadap putusan mantan Bupati Belitung Timur itu.  Oleh sebab itu, menurut dia, munculnya "Saya belum melihat ‎pendukung Ahok yang marah," kata Tsamara dalam diskusi 'KTP Untuk Teman Ahok' di Cikini, Jakarta, Sabtu (30/7). Ia yakin bahwa kicauan dengan tagar #BalikinKTPGue merupakan serangan dari buzzer salah satu lawan politik Ahok. ‎Hal itu sudah ditelusuri oleh Teman Ahok dengan bantuan konsultan digital Muvera.  "Jadi itu bot di Twitter. Mereka yang ngetweet dari awal benci Ahok, kok jadi mereka yang tersinggung (Ahok maju lewat parpol)," ungkap Tsamara. [jpnn]

Babi Panggang Karo mengundang rasa penasaraa pecinta kuliner olahan daging babi...

Gambar
TOP News -  Gencarnya pemberitaan tentang Babi Panggang Karo (BPK) yang di demo salah satu ormas, membuat banyak pecinta kuliner babi penasaran akan BPK. di beberapa tempat diluar sumatera pengusaha rumah makan BPK mengakui bahwa pembritaan tentang BPK membuat omset penjualan naik 50% dari biasanya. Secara tidak langsung pemberitaan-pemberitaan mengenai penolakkan BPK telah mengangkat nama makanan khas batak karo ini. Hampir di semua media sosial mengangkat topik BPK sehingga banyak orang penasaraan dengan bentuk dan rasa BPK itu, semoga dengan boomingnya nama BPK dapat dinikmati oleh para pengusaha RM.BPK.

Kesabaraan pemuda batak sedang di uji ormas radikal, pemuda batak bersatu melawan perusak tatanan budaya batak.

Gambar
TOP NEWS -   Unjuk rasa menuntut Babi Panggang Karo(BPK) untuk ditutup yang dilakukan salah satu ormas ke agamaan di deli serdang kemarin memancing reaksi keras pemuda batak, bukan hanya batak karo tapi batak yanh lainya merasa ikut dilecehkan oleh ormas tersebut. Untuk diketahui bahwasanya rata-rata masyarakat batak makanan khasnya berasal dari olahan daging babi, bila ada acara pesta di masyarakat batak, menu dengan menggunakan daging babi pasti selalu tidak ketinggalan. Hampir di seluruh daerah sumatera dan daerah lainya, bila disitu ada tinggal masyarakat batak, pasti di daerah itu ada kita jumpai rumah makan yang menjual menu daging babi seperti BPK. Dengan adanya unjuk rasa ormas yang menuntut BPK ditutup, ini adalah salah satu ujian menguji kesabaran kami pemuda batak, ujar situmorang, bukan hanya masyarakat karo yang merasa di hina tapi semua masyarakat batak lainya, karena BPK merupakan makanan khas karo tambahnya. Bila mereka tetap melakukan penutupan paksa,...

Ahok Semakin Meroket dan Populer, Gerindra Protes, Gugup, dan Mulai Panik!

Gambar
TOP News -  Pilgub DKI 2017, Partai Gerindra meminta Presiden Joko Widod bersikap netral. Jokowi yang dekat dengan Gubernur DKI petahana Basuki T Purnama (Ahok) disebut menjadi penengah hubungan Ahok dan PDIP yang memanas.“Sebagai presiden, Pak Jokowi harus netral,” ungkap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Jumat (22/7) malam.Menurutnya, netralitas Jokowi bukan hanya dibutuhkan di Pilgub DKI. Namun, diseluruh Pilkada yang ada di Indonesia. “Presiden harus netral, dan saya yakin PakJokowi tidak akan menjual kredibilitasnya untuk seorang Ahok di Pilgub DKI,” ujarnya.Pada 12 Juli lalu, Jokowi bertandang ke rumah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakpus, dan disebut-sebut membicarakan soal pengusungan Ahok. “Itu baru rumor. Tapi sebagai kader PDIP, pak Jokowi boleh memberi masukan. Tapi saya pikir Pak Jokowi sebagai presiden akan netral,”tutur Dasco.Saat ini Partai Gerindra masih melakukan sejumlah komunikasi dengan partai lain untuk memb...

Lantaran Ahok Ceramah Seperti Ini, Para Ulama MUI Pada Ngakak Tertawa

Gambar
Foto: Danu Damarjati/detikcom TOP News -  Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bercerita soal keengganannya menghadiri undangan acara di masjid-masjid Jakarta. Hal apa yang membuatnya ogah hadir di acara di masjid-masjid? "Saya bukan mau menghindari datang ke bapak ibu. Kadang-kadang wali kota ngajak gitu ya, ke masjid ini-masjid ini," kata Ahok di Yayasann Al Wathoniyah Asshodriyah 9, Jl Penggilingan No 36, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (23/7/2016). Soalnya, kehadirannya di masjid rawan mendapat cap 'kampanye' jelang Pilgub DKI 2017. Meski belum memasuki kampanye, namun atmosfer jelang Pilgub DKI memang sudah mulai memanas mulai sekarang. "Saya suka bilang, 'Janganlah.' Kenapa? Masa kampanye aku males," kata Ahok. Ahok berbicara di depan seratusan hadirin dalam acara halal bihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Administrasi Jakarta Timur dan silaturahim pemuka agama dan umara. Ada Ketua MUI Jakarta Timur Ahmad Sodri yang hadir...

Jokowi Tarik Rp 3.000 Triliun Uang Indonesia, Singapura diPastikan Bangkrut

Gambar
TOP News -    Pemerintah saat ini sedang mewacanakan untuk menerapkan program pengampunan pajak (tax amnesty). Hal itu untuk menggenjot penerimaan negara melalui pajak. Pengamat Ekonomi Aviliani menilai program tax amnesty membuat banyak negara berupaya agar uang dari Indonesia yang mampir ke negara lain, tidak kembali ke tanah air. Pasalnya sebagian besar uang yang dibayarkan Wajib Pajak (WP) disimpan di luar negeri. Aviliani menyebut saat ini Singapura berupaya keras agar uang milik masyarakat Indonesia tidak keluar dari negaranya. Pasalnya jika uang yang berada di negara tetangga bisa kembali ke tanah air, otomatis hal tersebut membuat Singapura anjlok pertumbuhan ekonominya. “Rp 3.000 triliun uang (indonesia) ada di Singapura. Jika kembali masuk ke Indonesia, Singapura langsung jatuh,” ujar Aviliani di Seminar Perpajakan, Kamis (10/3/2016). Saat ini Singapura mencari segala cara agar uang dari Indonesia, bisa terus disimpan di negaranya. Salah satu hal yang ...

Ahok Hapus Dana Reses Secara Tunai, DPRD DKI : Kami Ogah Jumpa Rakyat Lagi, Ngambek!

Gambar
TOP News-   Kebijakan Pemprov DKI tidak lagi memberikan uang tunai kepada legislator daerah untuk membiayai kegiatan politiknya mulai berdampak. Sebagian kalangan DPRD DKI ogah bertemu masyarakat saat masa istirahat persidangan atau reses. Anggota Komisi B DPRD DKI, William Yani, mengaku sejak digulirkan kebijakan non tunai untuk dana reses, ia tidak lagi melaksanakan kegiatan tersebut. “Saya bingung menghadapi konstituen. Dengan dana non tunai ini apa yang bisa lagi saya bantu untuk warga bila mereka meminta bantuan untuk perbaikan sarana dan prasarana di lingkungannya,” ujar pria yang akrab disapa Yani ini, Rabu (18/5). Tidak hanya itu, politisi PDI Perjuangan inipun mengaku kerap diprotes warga. Pasalnya warga menganggap dirinya tidak lagi mempercayai mereka untuk mengurus berbagai persiapan reses. Misalnya saja terkait konsumsi, penyewaaan pemasangan tenda dan kursi. “Sebelumnya saya mempercayakan warga dan memberikan uang kepada mereka untuk menyiapkan berbagai sar...