Postingan

Lagi, Ahok Bongkar Korupsi DPRD DKI, Dana 50 Milyar Hanya Untuk Perbaiki Kerusakan Toilet Ini…

Gambar
TOP News –   Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku mendapat laporan mengenai adanya kerusakan terhadap sejumlah toilet di Gedung DPRD DKI. Padahal, toilet itu diketahui baru saja direnovasi pada tahun 2014. Ia pun menduga sudah terjadi korupsi yang menyebabkan rendahnya kualitas bangunan dan kemungkinan terjadi bersamaan dengan munculnya anggaran-anggaran siluman pada tahun yang sama. Meski demikian, ia menyatakan akan mengecek dahulu mengenai laporan itu. “Ini tuh seperti yang saya katakan di tahun 2014 banyak sekali anggaran yang tiba-tiba muncul yang kami enggak tahu karena kan waktu itu enggak mau e-budgeting,” kata dia di Balai Kota, Jumat (15/7/2016). Menurut Basuki, tahun anggaran 2014 merupakan tahun terakhir sebelum Pemerintah Provinsi DKI menerapkan e-budgeting. Atas dasar itu, ia mensinyalir pada masa itu telah dimanfaatkan banyak oknum untuk menyelewengkan anggaran. “Memang oknum di kiri kanan begitu banyak. Eksekutif ada oknumnya e...

Do’a AHOK Terkabul, Sahabatnya jadi KAPOLRI

Gambar
MYAHOK.COM – Ini doa Ahok sekitar 3 bulan yang lalu: “Bisa saja nanti serah terima Pak Tito menjadi Kapolri, kami doakan dan aminkan,” kata Ahok dalam acara pisah sambut Kapolda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya pada Senin (21/3/2016) malam. Ahok memberi selamat kepada Tito yang saat itu masih berpangkat Irjen dan baru diangkat menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT). Posisi Tito sebagai Kapolda Metro Jaya digantikan Irjen Moechgiyarto. “Selamat Pak Moechgiyarto yang akan jadi Kapolda, dan Pak Tito yang akan jadi ‘bintang empat’!” kata Ahok disambut tepuk tangan meriah seluruh orang di lokasi. Saat itu Ahok menyebut Tito akan jadi ‘bintang empat’. Padahal pangkat Tito baru naik menjadi Komjen saat menjabat Kepala BNPT alias bintang tiga. Ahok sepertinya memang berharap Tito bakal jadi Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti. Selama menjabat Kapolda Metro Jaya, Ahok dan Tito memang kompak berduet menyelesaikan berbagai persoalan di Jakart...

Media Terbesar Amerika Serikat “The New York Times” Mengulas Dan Puji Kehebatan Ahok

Gambar
Diposkan oleh  Anykinds ID  -  International TOP News  – Sepertinya Ahok bukan hanya media Darling di Indonesia saat ini. Namun media no 2 terbesar di Amerika pun turut membahas dan menurunkan berita seputar Ahok. Harian The New York Times edisi 5 Juni 2016 mengulas sosok Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Harian dengan oplah nomor dua terbesar di Amerika Serikat (AS) itu menyebut Ahok sebagai sosok yang mengguncang sistem perpolitikan Indonesia yang dikendalikan oleh kaum elite partai. Sistem perpolitikan yang terguncang itu, kata harian tersebut, adalah sistem yang dikuasai keluarga dinasti politik, para mantan jenderal, atau para pebisnis kaya. Dikatakan bahwa politisi di daerah “disandera” oleh kepentingan politisi nasional. Dalam sistem semacam itu, walau unggul dalam survei, para calon kepala daerah kadang-kadang tidak dapat berbuat banyak. Partai politik umumnya meminta “mahar” untuk pencalonan dan mensyaratkan un...

AHOK adalah Pengobrak-Abrik Kebiasaan Politik dan Pemerintahan

Gambar
TOP News - Ada sebuah tulisan yang sempat beredar dengan nama penulis Christiant0 Wibisono. Namun belakangan ybs. telah memberi klarifikasi bahwa dia hanya sebatas mem-forward saja tulisan itu. Namun demikian tak perlu lagi dipermasalahkan siapa penulisnya, sebab yang patut disimak adalah poin-poin penting yang ada di dalamnya. Berikut ini tulisan yang sempat menghebohkan itu, “Balada The Lone Ranger A Hok”.. Di tangan Ahok semua tradisi dirobek-robek. Jika selama ini seorang gubernur menyembah para DPRD, gubernur Ahok membanting DPRD ke dasar jurang. DPRD yang memang sudah menjadi sarang maling, berteriak lantang menyemprit Ahok. Tetapi Ahok lebih galak, ia meneriaki mereka lebih lantang, hingga semuanya menekuk ekor tak berkutik, bagai kucing ketakutan di pojok ruangan. Di era Ahok, DPRD bak barang pajangan, sibuk mengkritik dan hanya makan gaji buta, sementara hasil kerja mereka nol besar. Jika seorang pejabat selama ini harus menjadi contoh bagi publik bagaimana berpe...

Antrean Pasukan Oranye demi Bersalaman dengan Ahok

Gambar
TOP News - Tak hanya pegawai negeri sipil (PNS), para pekerja penanganan prasarana dan sarana umum atau yang dikenal dengan pasukan oranye juga mengantre untuk bermaaf-maafan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama beserta Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/7/2016). "Ya, iyalah banyak yang antre. Ini PPSU yang datang se-Jakarta Pusat," kata salah seorang staf protokoler DKI, Saaman. Para PPSU terlihat masih mengenakan kaos berwarna oranye yang lusuh, sepatu boot berwarna oranye, serta topi. Basuki, Djarot, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto, dan jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta terlihat tersenyum saat menyalami para pasukan oranye. Sedangkan pasukan oranye terlihat semringah saat bersalaman dengan para petinggi Ibu Kota tersebut. Mereka datang dari Petojo Selatan, Gambir, Senen, Kebon Sirih, Kramat, dan lain-lain. Selain PPSU, pekerja harian lepas (PHL) Suku Dinas P...

AHOK : Saya Sudah Bilang, Aku Enggak Demen Duit. Aku Demennya Ribut

Gambar
Ahok TOP News - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menuturkan jika dirinya sudah curiga dengan masalahlahan Cengkareng Barat. Ia juga sudah curiga saat Ika Lestari,Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta melaporkan uang gratifikasi sebesar Rp 9,6 miliar. Ia semakin curiga terutama saat dirinya sempatditawari uang tersebut secara halus, Januari 2016 lalu. Ahok menuturkan, dia langsung menyuruh Ika untuk melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ditindaklanjuti. "Saya sudah bilang, saya sudah marah sejak Januari. Saya sudah bilang selidiki karena pikir ada yang enggak beres nih. Sampai ada yang berani mau halus-halus." "Dia pikir saya demen duit. Saya sudah bilang, aku enggak demen duit. Aku demennya ribut," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (30/6/2016). Kemarin, Ahok menuding ada bagi-bagi uang sekitar Rp 200 miliar yang dilakukan anak buahnya terkait pembelian lahan untuk lokasi pembangunan Rumah Susun Ce...

PPSU Khawatirkan Nasib Mereka Apabila Ahok Tidak Lagi Menjabat Gubernur DKI

Gambar
. TOP News  - Petugas pemeliharaan prasarana dan sarana umum (PPSU) mengkhwatirkan kesejahteraan mereka apabila  Basuki Tjahaja Purnama  tidak lagi menjabat gubernur DKI Jakarta. "Sekarang nasibnya enak, kesejahteraan jadi PPSU meningkat. Tetapi enggak tahu kalau  Ahok  udah enggak menjabat bagaimana, kita masih ada atau enggak," ujar petugas PPSU Winarto (36) kepada  Kompas.com  di Jakarta, Rabu (30/12/2015). Mereka khawatir gubernur yang baru tidak melanjutkan program Basuki dalam meningkatkan kesejahteraan PPSU. "Kalau gubernurnya beda, ya kita enggak tahu nasibnya jadi bagaimana, soalnya mereka pasti punya peraturan juga," sambung dia. Petugas lainnya, Heru Herwindu, menyampaikan pendapat senada. "Bingung juga, nanti nasib petugas-petugas PPSU ini bagaimana ya," ucap Heru. Meski demikian, ia mengaku tak banyak berharap terhadap kebijakan Pemprov DKI. Ia hanya mendoakan gubernur selanjutnya bisa meneruskan program Basuki jika pria yang biasa ...