c

Minggu, 01 Mei 2016

Sejarah Anjing Kintamani

anjing-kintamani
TOP news - Kintamani  merupakan jenis Anjing Trah asli dari Indonesia. Anjing Kintamani banyak ditemukan di daerah pegunungan Kintamani, pulau Bali. Diperkirakan, Kintamani adalah anjing hasil persilangan antara Samoyed dan Malamute putih. Ada juga yang mengatakan bahwa Kintamani lahir dari perkawinan antara anjing “kampung” Bali dengan anjing Chow-chow yang dibawa oleh penjajah dari Majapahit Jawa ke Singaraja Bali Utara.
Pada tahun 1981, seorang dokter hewan bernamaPudji Rahardjo mencoba mengamati keberadaan anjing kintamani dan melihat adanya tipe anjing yang ada di Bali, yaitu anjing yang berbulu panjang mirip serigala, anjing yang berbulu pendek atletis, dan anjing perpaduan keduanya. Selain itu, ada juga salah seorang  kinolog ahli anjing dari Belanda, Dra Wenny E Groenewegen Ressang  DVM, yang secara kebetulan mengikuti tugas suaminya di Bali dan tertarik melihat anjing-anjing di Bali.
Kombinasi ide penelitian Pudji dan Wenny Ressang ini kemudian menyatu dan menemukan sesuatu yang menarik mengenai anjing di Bali. Kemudian pada tahun 1984, kedua ahli ini kembali berkeliling Pulau Bali untuk mencatat dan mengamati keberadaan anjing kintamani di Bali. Hasil pengamatan membuktikan bahwa anjing berbulu panjang dan berbulu putih mendominasi populasi anjing kintamani di Bali. Pada awalnya, pendapat kedua ahli ini mendapat pertentangan, namun mereka tetap berupaya mengungkapkan sesuatu yang telah mereka amati. Pendapat kedua ahli ini mulai terkuak setelah mereka berhasil membuktikan bahwa ciri-ciri khusus anjing kintamani tersebut tetap dipertahankan dan dibawa oleh keturunannya.
Pengamatan dan penelitian tentang anjing kintamani ini diteruskan di Negeri Belanda oleh Wenny Ressang, dengan membawa anjing kintamani-nya untuk dikembangbiakkan dan diteliti untuk menghasilkan fenotipe yang sama dengan anjing asli yang dipakai sebagai cikal bakal penelitian. Akibat dari penelitian anjing kintamani ini, keberadaannya  di Bali maupun di luar Bali bahkan di luar Indonesia mendapat perhatian yang cukup luas bagi para penggemar anjing. Anjing kintamani sekarang sudah menyebar banyak di negara Eropa termasuk Belanda, Jerman, Perancis, Belgia, Norwegia, dan Swedia. Juga banyak di Amerika dan Australia.
Sumber : dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar