Sponsor

Wednesday, April 6, 2016

takut karna dilapor ke bareskrim POSMETRO.INFO minta maaf nyebarin berita HOAX


Klarifikasi Dan Permintaan Maaf Berita Hoax Penerimaan CPNS 2016 yang Pernah Dimuat POSMETRO.INFO 
Quote:
POSMETRO.INFO minta maaf nyebarin berita HOAX
POSMETRO.INFO - Menanggapi berita dari kompas.com yang berjudul "Kementerian PAN-RB Laporkan 17 Situs Berisi Jadwal Seleksi CPNS ke Bareskrim" :

http://nasional.kompas.com/read/2016...S.ke.Bareskrim

Quote:JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) melaporkan 17 situs web di internet ke Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (9/2/2016) siang.
Situs-situs itu dilaporkan karena mengunggah informasi hoax, yakni terkait pendaftaran calon pegawai negeri sipil (PNS).
"Situs-situs itu mengunggah berita-berita soal jadwal seleksi CPNS 2016. Padahal, kami belum mengeluarkan informasi soal itu," ujar Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman seusai melapor di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (9/2/2016).
Situs yang dilaporkan ke Bareskrim antara lainwww.cpns2016.comwww.cpns.info,www.lowongankerja15.com,www.infocpns2016.cocmwww.teskerja.com,dan www.posmetro.info.
Herman menambahkan, laporan polisi itu dibuat atas kekhawatiran munculnya peluang tindak pidana penipuan dan percaloan terkait penerimaan CPNS.
Beberapa waktu lalu saja, pihaknya menerima banyak laporan penipuan terkait penerimaan CPNS, antara lain di Cilacap, Lampung, dan Maluku.
Modus pelaku yakni menipu korban dengan memberi informasi adanya tambahan kuota CPNS atau tenaga honorer disertai permintaan pengiriman uang puluhan juta rupiah hingga ratusan juta rupiah.

Meski demikian, Herman belum dapat memastikan apakah masyarakat yang melapor ke kementeriannya merupakan korban dari munculnya situs berisi informasi hoax atau bukan.
"Ada sembilan laporan masyarakat kepada kami. Nanti biarkanlah Bareskrim bekerja dan mendalami, sejauh mana korelasi informasi yang ditengarai bohong dengan laporan korban itu," ujar Herman.

Sebagai salah satu web yang disebutkan dalam pemberitaan diatas maka Pengelola web posmetro.info mengemukakan klarifikasi sbg berikut:

Terkait berita "Penerimaan CPNS 2016" yang dikutip adalah informasi yang tidak akurat (tidak benar). Kami selaku redaksi Posmetro.info menyampaikan permintaan maaf sedalam-dalam nya kepada pembaca karena kelalaian kami yang kurang re-check terhadap berita yang kami kutip, khususnya tentang artikel berjudul "Sebarkan!!! Akhirnya Pendaftaran CPNS 2016 Resmi Dibuka, Ini Jadwalnya" (saat ini telah kami kembalikan ke draf). Berita tersebut bersumber darihttp://www.populer6.com/2015/12/seba...cpns-2016.html yang telah kami tuliskan sumbernya di akhir berita yaitu (p6). Dan kami tidak berusaha melakukan upaya penipuan ataupun percaloan penerimaan CPNS dengan meminta sejumlah uang sebagaimana diprasangkakan, hanya menyebarkan informasi yang ternyata "kurang akurat" sehingga terposting menjadi salah satu artikel di Posmetro.info dan hanya dengan tujuan untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca. Redaksi dan editor Posmetro.info yang mengutip berita ini menyampaikan Permintaan Maaf Dan Menyatakan Info Tersebut Tidak Benar. Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kami untuk bisa meningkatkan profesionalitas dalam menyajikan berita yang lebih akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas perhatian pembaca. 

Cache google berita tersebut bisa dilihat dibawah ini :
[url]http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:S5eYFzwOdQYJ:www.posmetro.info/2015/12/sebarkan-akhirnya-pendaftaran-cpns-2016.html+&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id[/url] [redaksi]


(Permintaan Maaf) Klarifikasi Status Facebook Jenderal Moeldoko Tentang Website Posmetro 
Quote:Assalamualaikum wr.wb.

Redaksi kami baru mendapatkan informasi dari rangkaian komentar di halaman facebook Posmetro terkait status Facebook dengan nama akun Moeldoko (https://www.facebook.com/MoelMoes).Menurut pantauan kami, akun tersebut adalah milik Mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Di salah satu status facebook Pak Moeldoko berisi tanggapan terhadap web www.posmetro.infosebagaimana kami tampilkan pada gambar dibawah ini,
POSMETRO.INFO minta maaf nyebarin berita HOAX

Pernyataan tersebut dapat pembaca akses di tautan berikut:
https://www.facebook.com/MoelMoes/po...34220273563578

Sebagaimana yang dituliskan oleh akun Facebook Bapak Jenderal Moeldoko. (https://www.facebook.com/MoelMoes) pada tanggal 13 Desember 2015 pukul 22.40 WIB,

"Data dari BAIS www.posmetro.info ternyata media yg tidak terdaftar di Dewan Pers. Jadi beritanya pasti 100% BOHONG."
Dengan ini kami sebagai pengelola websitewww.posmetro.info menyampaikan permohonan maaf jika pernah menulis informasi yang salah tentang pemberitaan seputar Mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko, sebab dalam rangkaian komentarnya Pak Moeldoko mengemukakan beberapa pernyataan sebagai berikut:

POSMETRO.INFO minta maaf nyebarin berita HOAX

POSMETRO.INFO minta maaf nyebarin berita HOAX

POSMETRO.INFO minta maaf nyebarin berita HOAX

POSMETRO.INFO minta maaf nyebarin berita HOAX

POSMETRO.INFO minta maaf nyebarin berita HOAX

- Dari rangkaian komentar Pak Moeldoko diatas, kami menduga bahwasanya Pak Moeldoko merasa tersinggung terhadap salah satu berita yang pernah kami muat di web [url=http://www.posmetro.info.]www.posmetro.info.[/url] Namun kami belum memastikan artikel yang mana yang Pak Moeldoko maksud. Beberapa artikel telah kami telusuri terkait kata kunci Panglima TNI Jenderal Moeldoko, dan saat ini semuanya telah kami kembalikan ke draf (unpublished).

- Media www.posmetro.info tidak pernah bermaksud menyudutkan institusi militer Republik Indonesia, khususnya Mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Kami secara gamblang menyatakan diri sebagai web yang kritis terhadap elite-elite tokoh politik dan pemerintah, akan tetapi kami menjunjung tinggi institusi militer Tentara Nasional Indonesia.

- Web www.posmetro.info didirikan awal Juli 2015, memang dibuat sebagai media informasi politik nasional (sebagian besar konten yang kami muat). Kami media yang netral dan independen, tidak disokong kepentingan kalangan politik/ organisasi manapun. Website ini dapat berjalan dan dikelola hanya mengandalkan penghasilan dari iklan yang tampil di dalam artikel-artikel web.

- Admin web www.posmetro.info memang bukanlah dari kalangan pers (bukan berlatar belakang profesi jurnalistik). Hanya berbekal sedikit idealisme dan ketertarikan terhadap dunia perpolitikan nasional, sehingga web kami mengedepankan konten-konten yang berisi kritikan terhadap pemerintah.

- Berita-berita yang kami muat di webwww.posmetro.info sebagian besar bukanlah hasil ketikan redaksi kami, melainkan copy paste dari web berita-berita nasional dan web-web berita independen lainnya. Akan tetapi judul-judul berita kami ganti dengan bahasa yang lebih menarik pembaca untuk berkunjung, sedangkan isinya tidak kami edit sedikitpun. Lagi pula, setiap berita yang kami tulis selalu kami cantumkan link sumber berita di akhir tulisan. Contoh: itl (intelijen), rn (rimanews), vi (voa-islam), em (eramuslim), akt (aktual), rmol, ts (teropongsenayan), dan sebagainya.

- Terkait berimbang atau tidak berimbangnya berita-berita yang kami muat, memang webwww.posmetro.info hanya mengutip berita-berita yang berisi kritikan terhadap pemerintah. Sebagaimana web-web berita lain yang hanya fokus memuji-muji pemerintah, maka kami hadir sebagai web yang berisi berita seputar kritikan terhadap pemerintah.

- Salah satu konten yang disebutkan oleh Pak Moeldoko dengan judul artikel "JK Larang Nama Pejabat Klien Artis Dibuka, Ada Apa?" adalah berita yang bersumber dari [url=http://www.rimanews.com,]www.rimanews.com,[/url] berikut ini link aslinya, tanpa kami merubah judul,

http://nasional.rimanews.com/krimina...ibuka-Ada-Apa-

POSMETRO.INFO minta maaf nyebarin berita HOAX

Foto pada berita memang sempat kami tampilkan gambar yang berbeda, namun kemudian kami ganti karena editannya agak sedikit vulgar. Berikut linknya di web kami,

http://www.posmetro.info/2015/12/jk-...psk-artis.html

Demikian klarifikasi kami terhadap status akun Facebook Pak Moeldoko (https://www.facebook.com/MoelMoes). Kami menyampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya kepada Mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko atas kesalahan dan kekhilafan redaksi kami dalam mengutip berita. Semoga dengan klarifikasi yang kami buat tidak ada kesalahpahaman antara kami sebagai pengelola web www.posmetro.info dengan Bapak Jenderal Moeldoko.

Terima kasih. Wassalam...
Admin Web www.posmetro.info


SUMUR BERASAL DARI SUMUR NYA SENDIRI 
http://www.posmetro.info/2016/02/kla...af-berita.html
http://www.posmetro.info/2015/12/per...si-status.html

"Data dari BAIS www.posmetro.info ternyata media yg tidak terdaftar di Dewan Pers. Jadi beritanya pasti 100% BOHONG."
klarifikasinya juga ga nunjukin posmetro.info berisi berita 100% bener , menurut sumur berita yang baru berdiri pertengahan 2015 yang katanya "netral

SUMBER : KASKUS

No comments:

Post a Comment