c

Sabtu, 30 April 2016

Sejumlah PNS Ancam Ikuti Jejak Rustam, Begini Jawaban Mengejutkan Ahok!!


TOP newsGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menantang para pejabat eselon II untuk menyampaikan surat pengunduran diri pada Senin (2/5). 

Ini dilakukan apabila pejabat eselon tersebut tidak mampu bekerja dan tidak suka kepada dirinya. 


Terbaru, pejabat yang mengundurkan diri adalah Rustam Effendi. Ia melepas jabatan sebagai Wali Kota Jakarta Utara. Rustam ditempatkan sebagai staf di Badan Diklat DKI. 

"Kepada wali kota, wakil wali kota, sekretaris kota, kepala dinas, wakil kepala dinas, bupati, wakil bupati, semuanya, kalau Anda tidak suka dengan saya dan mau mengundurkan diri seperti Pak Rustam, tolong hari Senin masukkan surat pengunduran diri ke saya," kata Ahok saat live di Kompas TV,  Jumat (29/4).

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, menunggu hingga Senin untuk melihat ada berapa surat yang diterima olehnya terkait hal itu. "Saya mau lihat ada berapa surat yang mau mengajukan (pengunduran diri), Ga masalah!" ungkap Ahok.

Selain tegas kepada PNS yang desas desusnya akan ikuti jejak Rustam, Ahok juga tegas kepada 1.250 PNS Siluman yang ada di Pemrov DKI.  Menurut Ahok, para PNS siluman tersebut telah diminta mengembalikan gaji yang selama ini mereka terima. 

"Jadi suruh balikin. Atasannya kami kasih sanksi (kalau tidak mengembalikan,red). Saya enggak tahu (berapa jumlahnya,red). Tapi ada beberapa yang kami suruh balikin. Kalau dia sudah pensiun enggak digaji lagi," ujarnya. 

Ahok mengakui PNS yang tersangkut hukum namun putusan pengadilannya belum inkrah, akan diberhentikan sebagai PNS. Namun dengan terhormat. Dengan demikian orang tersebut tetap memiliki hak mendapatkan pensiun. 
"Ini undang-undang, saya tidak bisa ngelak. Tapi kalau mau sabar sedikit tunggu inkrah, tapi dia gaji jalan terus, hitung-hitung rugi juga, mending diberhentikan," ujar Ahok.(Jpnn.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar