c

Jumat, 08 April 2016

Polisi plin-plan dalam menegakkan hukum


Baru tahu kalau ada kejadian seorang siswi mengaku2 dirinya sbg anak pejabat Polri saat akan ditilang oleh polisi, namun kemudian dilepas, dan eh kemudian setelah polisi tahu bahwa siswi tsb bukan anak petinggi polri dimaksud, polisi lalu memburunya dan media ikut membully anak remaja tsb. Kabarnya beberapa hari kemudian sang ayah dari siswi tsb meninggal dunia, kabarnya krn serangan jantung...yg saya ingin sampaikan disini adalah sikap dari Polisi yg bertugas saat itu (Plin-Plan) serta media yg langsung memberitakan dg tendensi membully anak remaja tsb.

Anak remaja adalah tetap anak remaja, dan sebetulnya ia tidak melakukan kejahatan apapun terkait kejadian tsb....ia hanya anak remaja yg sedang merayakan kelulusan beserta teman2nya yg mungkin sebentar lagi akan berpisah dalam jangka waktu yg lama...kita semua tentu pernah mengalami euforia tsb...moment2 gembira krn lulus SMA yg hanya sekali dalam seumur hidup...Polisi dalam bertugas idealnya profesional bersikap, demikianpun media idealnya menyajikan pemberitaan yg tidak menghakimi....bahkan menyadari bahwa para remaja tsb adl anak2 bangsa dan generasi penerus yg perlu dibimbing dan diayomi dg kasih sayang....

Akh, nasi sudah menjadi bubur, kasihan itu anak akan menanggung beban psikis yg sungguh tak mudah untuk disembuhkan..apakah media dan masyarakat yg membullynya sadar akan hal itu...??? Amitabaaa.._/|\_

sumber : yulius leonarta tarigan (fb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar