c

Senin, 11 April 2016

Bagaimana Reaksi Habiburokhman Yang Nekat Mau Terjun dari Monas?


TOP news – Mungkin anda masih mengingat Wacana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau AHOk untuk ikut ramaikan Pilkada DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen diragukan sejumlah kalangan, termasuk Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman.
Keraguan tersebut otomatis keluar melalui janji yang pernah terlontar dari seorang yang bernama Habiburokhman yang sampai saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, dimana pernyataanya cukup sadis menyindir para team Teman Ahok dan berani bertaruh akan siap terjun dari monas apabila tidak berhasil mengumpulkan KTP dukungan untuk Pasangan Pilkada DKI 2017.
Melalui akun Twitter miliknya, Habiburokhman bahkan berjanji akan terjun dari Monas apabila kelompok relawan Basuki, yakni “Teman Ahok”, berhasil mengumpulkan 1 juta data KTP warga, yang merupakan modal bagi Basuki maju melalui jalur independen.
Basuki pun menanggapi santai pernyataan Habiburokhman tersebut. Pria yang dikenal dengan nama Ahok itu mengatakan siap menyediakan ambulans untuk Habiburokhman yang akan terjun dari Monas.
“Artinya apa? Satu pihak, itu menjawab mengapa saya menghargai ‘Teman Ahok’, sampai orang berani tukar nyawa, loncat. Berarti dia sebagai orang politik juga sadar betul bahwa tidak mudah mengumpulkan sejuta KTP lho,” kata Ahok, di Balai Kota, Senin 28 Maret 2016 malam.
Apa Bener Habiburokhman Terjun dari Monas Jika Teman Ahok Berhasil
Sejauh ini, Ahok yakin bahwa relawannya mampu mengumpulkan 1 juta data KTP. Kendati demikian, jika relawannya gagal, Ahok tak mau ambil pusing.
“Kalau saya enggak dapat ya sudah, cuma tukar jabatan kan gampang. Enggak sampai tukar nyawa, daripada loncat dari Monas mati? Mungkin dia enggak ngerti teori gravitasi kali ya,” kata Ahok tertawa.
Mendengar Ahok akan menyiapkan ambulans, Habiburokhman pun bereaksi. Ia meminta Ahok tidak perlu repot-repot menyediakan ambulans.
Sebab, Habiburokhman akan menyediakan rompi oranye terlebih dahulu kepada Ahok. Rompi oranye yang dimaksud Habiburokhman adalah rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Sebaiknya Ahok segera fitting rompi oranye saja karena penyidikan kasus RS Sumber Waras di KPK sepertinya akan segera dimulai,” ujar Habiburokhman.

Teman Ahok Berhasil Mencapai Target

Hanya dalam waktu satu bulan, jumlah salinan KTP dukungan untuk pencalonan pasangan Basuki T. Purnama dan Heru Budi Hartono, yang dikumpulkan Teman Ahok telah mencapai 533.420. Jumlah tersebut telah memenuhi syarat minimum dukungan untuk calon perseorangan di DKI Jakarta, yaitu 532. 213 atau 7,5 % dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu sebelumnya.
“Tanggal 11 Maret, kami mulai efektif melakukan pengumpulan ulang dukungan dengan formulir baru, dan sekarang 11 April sudah terkumpul 533.420 fotokopi KTP dan formulir dukungan” ungkap Juru Bicara Teman Ahok Amalia Ayuningtyas.
Menurut Lia, sapaan akrab Amalia, apa yang dicapai Teman Ahok ini, tak lepas dari dukungan masyarakat Jakarta yang makin antusias, pasca Ahok memastikan maju lewat jalur independen. “Kalau dulu kami ‘berdarah-darah’ untuk mengumpulkan KTP, sekarang jauh lebih mudah. Tanpa perlu menjelaskan panjang lebar Teman Ahok itu apa, kenapa kami mengumpulkan KTP. Masyarakat dengan antusias datang sendiri, bahkan banyak permintaan untuk membuka posko partisipatif,” papar Lia.
medium_Menuju_1_jutaDukungan publik diakui Amalia sudah masuk ke tahap partisipasi aktif.“Misalnya saat ada formulir yang salah menuliskan nama lengkap Pak Ahok, masyarakat lapor pada kami. Jadi partisipasi masyarakat sudah tidak pasif lagi, masyarakat sudah bergerak sendiri,” tambah Amalia.
Dukungan juga datang dalam berbagai bentuk, mulai dari pembelian merchandise yang meningkat, pinjaman peralatan, hingga kiriman makanan. “Banyak juga yang menyumbangkan ide, ketrampilan dan karyanya untuk mendukung gerakan Teman Ahok. Untuk itu semua, kami ucapkan Terima Kasih, dan mohon maaf kalau belum semua bisa kami akomodir,” ujar Lia.
Berbagai isu yang menyerang Ahok dan Teman Ahok juga tidak berpengaruh pada antusiasme warga Jakarta mengumpulkan KTP. Aktivitas warga di markas Teman Ahok tetap berjalan normal, begitu pula dengan warga di Posko danBooth Teman Ahok tetap ramai mengumpulkan KTP untuk Ahok-Heru.
Sebagai ungkapan rasa syukur atas berhasil dilewatinya batas minimum dukungan. Hari ini pukul 12.00, Teman Ahok mengadakan acara syukuran kecil-kecilan, dengan mengundang relawan-relawan untuk datang ke markas Teman Ahok di Komplek Graha Pejaten, Pasar Minggu.
“Lewat acara ini juga kami mau mengingatkan pada teman-teman relawan dan segenap pendukung, untuk tetap menjaga semangat karena syarat minimal saja tidak cukup aman” katanya. “Kita harus tetap mencapai target satu juta KTP” tutup Amalia.

6 komentar:

  1. hahaha...apa gk kebalik tuh si Habiburohman...justru lo yg akan dibungkus dg kantong mayat yg berwarna orange....xixixix

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha sakit perut mah.... orang sombong sesekali harus di kasi pelajaran....
      #saveahok
      #saveindependen

      Hapus
  2. BIAR MAMPUS ORANG2 CONGKAK
    UDAH JAHAT CONGKAK PULA BAH

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus